Bupati Ardiansyah Tutup TAT Bupati Cup II Kutim, Fespati Berau Juara Umum
POSKOTAKALTIMNEWS.COM,KUTIM- Bupati Kutim
Ardiansyah Sulaiman menutup secara resmi Traditional Archery Tournament (TAT)
Bupati Cup II Kutim tahun 2023. Kompetisi bergengsi ini diikuti oleh 250 peserta
dari berbagai penjuru daerah.
Dalam sambutannya, Bupati Ardiansyah Sulaiman
berharap kepada para pecinta panahan tradisional untuk terus meningkatkan
kualitas dan kemampuannya sehingga di tahun depan bisa kembali berlaga di
Kutim.
“Sebagaimana awal pembukaan kemarin, panitia
menyampaikan peserta tahun ini signifikansi kenaikannya luar biasa. Tahun lalu
sekitar 170 peserta kalau tidak salah dan tahun ini ada 250 peserta,” ucapnya
di Lapangan Helipad, Pusat Perkantoran Bukit Pelangi, Minggu (3/12/2023) sore.
Lebih lanjut, ia kembali menegaskan bahwa
tujuan utama Kutim menyelenggarakan kegiatan ini adalah untuk menyiapkan
atlet-atlet berikutnya dengan cara memberikan ruang dan waktu kepada mereka
agar kualitas dan kemampuannya bisa meningkat.
“Mudah-mudahan pada Fornas yang akan datang
di NTB, atlet-atlet Kutim yang kita buka ruang dan waktu untuk berlaga bisa meningkatkan
permainannya sehingga bisa meraih juara nantinya,” harapnya.
Terakhir, atas nama pemerintah ia mengucapkan
selamat kepada para peserta yang telah berhasil mendapatkan juara pada TAT Bupati
Cup II Kutim tahun 2023.
“Mudah-mudahan berikutnya saudara-saudara
bisa mempertahankan juara. Bagi yang mendapatkan piala bergilir, pesannya
jangan dibawa pulang dulu. Bisa dibawa pulang kalau sudah 3 kali juara umum
secara berturut-turut. Tetapi panitia juga sudah menyiapkan piala tetap untuk
para juara,” ucapnya.
Sebelumnya, Ketua Fespati Kutim Mohammad Anil
Rehman mengucapkan terima kasih kepada Bupati Ardiansyah Sulaiman yang telah
memberikan dukungan penuh kepada Fespati Kutim serta semua pihak yang telah
membantu sehingga TAT Bupati Cup II Kutim 2023 bisa terlaksana dengan baik.
“Keluar sebagai juara umum pada turnamen kali
ini adalah dari Pespati Kabupaten Berau. Sedangkan untuk kostum terbaik diraih
saudara Muhlis,” pungkasnya.
Pada turnamen ini, Fespati Berau berhasil
meraih juara umum dengan mengumpulkan 10 emas, 11 perak, dan 4 perunggu. Posisi
kedua ditempati oleh Fespati Kutim dengan 7 emas, 6 perak, dan 5 perunggu.
Sementara itu, posisi ketiga ditempati oleh Fespati Kutai Kartanegara dengan 3
emas, 4 perak, dan 4 perunggu.
Penyelenggaraan TAT Bupati Cup II Kutim tahun
2023 ini dapat dikatakan sukses. Hal ini terlihat dari tingginya animo peserta
yang ikut serta dalam kompetisi ini. Jumlah peserta meningkat signifikan dari
tahun sebelumnya, yaitu dari 170 peserta menjadi 250 peserta.
Selain itu, pelaksanaan kompetisi ini juga
berjalan dengan lancar dan tertib. Hal ini berkat dukungan penuh dari
pemerintah Kabupaten Kutim serta seluruh pihak yang terlibat dalam
penyelenggaraan kompetisi ini.
Keberhasilan penyelenggaraan TAT Bupati Cup
II Kutim ini diharapkan dapat menjadi pemicu semangat bagi para pecinta panahan
tradisional di Indonesia untuk terus meningkatkan kualitas dan kemampuannya.
Federasi Seni Panahan Tradisional Indonesia
(Fespati) Berau keluar sebagai juara umum pada Kompetisi olahraga panahan
tradisional ini.
Hadir dalam penutupan tersebut Ketua Fespati
Kaltim Abbas, perwakilan Forkopimda, Ketua KORMI Kutim Angga Redi, Kabag
Protokol dan Komunikasi Pimpinan Setkab Kutim Basuki Isnawan dan seluruh atlet
panahan tradisional.(adv/nan)